Senin, 04 Maret 2013

Latar Belakang : Lomba Karya Tulis Ilmiah

Hubungan narkoba dengan generasi muda dewasa ini amat erat. Artinya amat banyak kasus kecanduan dan pengedaran narkoba yang di dalamnya terlibat generasi muda, khususnya remaja sekolah dan luar sekolah (putus sekolah). Menurut perhitungan pada pakar dan pers ada sekitar 4 juta orang yang terlibat narkoba. Bahkan narkoba sudah memasuki sekolah-sekolah. Jenis narkoba yang sering ditemukan adalah pil nipan dan daun ganja. Bahkan, kasus narkoba belakangan ini menjadi kasus sentral di negara ini mengingat kasusnya semakin mencuat di media.
Sebagai contoh kasus narkoba yang menimpa di kalangan pelajar sekolah adalah apa yang terjadi di berbagai daerah. Sebagai contohnya adalah apa yang terjadi di Jombang. Dalam kurun satu tahun, pada 2012, tercatat ada 86 kasus narkoba yang menjerat para pelajar. Angka  tersebut meningkat sekitar 90 persen lebih, jika dibanding tahun sebelumnya, 2011 (http://surabaya.tribunnews.com, akses februari 2013).
Bahkan, di kota pendidikan pun tidak terlepas dari narkoba. Kasus penyalahgunaan narkoba pada semester pertama 2012 secara umum meningkat dibanding periode sama 2011, dan untuk peringat tertinggi jumlah kasus penyalahgunaan narkoba ini adalah siswa  SMA sebagaimana dijelaskan oleh Kapolda DIY. Menurut dia, pada semester pertama ini kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan siswa SMA tercatat sebanyak 84 kasus atau meningkat dibanding 2011 yang tercatat 73 kasus (www.sehatnews.com, akses 5 Juli 2012)
Kasus di Jakarta, hampir seribu pelajar anak sekolah dasar di DKI Jakarta terjerumus narkoba. Dari data Badan Narkotika Nasional (BNN), pada 2011, sedikitnya 959 siswa SD terjerat 'obat setan' ini. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 897 kasus. Jumlah kasus narkoba yang menjangkit pelajar tingkat atas lebih banyak lagi. Tercatat, pada 2011, kasus narkoba yang menjerat SMP sebanyak 1.345. Meski jumlah ini turun dari angka sebelumnya 1.430 kasus, namun pemerintah diharap mampu memperkecil jumlah tersebut. Pada tingkat SMA, 3.187 pelajar terancam rusak masa depannya karena barang haram ini (www.republika.co.id, 26 Mei 2012)
Mengingat kasus tersebut semakin mencuat dan seakan tidak habis-habisnya, maka perlu dilakukan tindakan prepentif dan kuratif guna menanganinya. Perlu data-data di lapangan dan kajian yang memberikan solusi terbaik melalui gagasan-gagasan yang keluar dari generasi muda yang sering menjadi objek. Generasi muda seperti remaja sekolah pun dapat memberikan sumbangsih pemikirannya. Gagasan tersebut dapat berupa gagasan tertulis yang tertuang dalam sebuah karya tulis ilmiah.
Universitas Islam Indonesia sebagai Universitas yang mempunyai visi dan misi rahmat bagi semesta, sudah sebaiknya ikut andil dalam pemberantasan narkoba. Disamping itu, Universitas Islam Indonesia telah membuka pusat studi narkotika. Sehingga lomba karya tulis ini merupakan salah satu hal yang terintegrasi dengan adanya pusat studi baru tersebut. Dengan adanya lomba karya tulis ilmiah ini, diharapkan dapat melahirkan insan cerdas yang anti narkoba sebagaimana tema yang diusung.

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional